Bismillahirrahmanirrahiim
Untuk
mencapai makrifat kepada yang Maha Gaib memang bukan perkara mudah, diperlukan
ilmu tentang itu disamping pengalaman ruhani kita sendiri yang terus dilatih secara
istiqomah dengan cara berinteraksi secara vertikal kepada Robbnya, baik berupa
ibadah sholat, doa, dzikir dan sebagainya. Dan tidak kalah penting juga
interaksi horizontal antar sesama manusia yaitu saling menghormati,
menghargai, sopan dan ramah dan tidak membuat kerusakan.
Namun
perlu diketahui bahwa perkara gaib adalah rahasia Allah. Manusia hanya diberi
sedikit ilmu tentang itu untuk mencapai kesana. Jadi mari berusaha semaksimal
mungkin untuk menuju maqam yang mulia dan derajad takwa sebatas kemampuan kita,
karena Allah tidak menghukumi hambanya atas sesuatu diluar batas kemampuan.
![]() |
Semoga guratan cahaya kecil bisa berubah menjadi cahaya putih penerang qalbu |
Untuk
mencapai maqam yang mulia dan suci itu belum cukup bagi seorang hamba hanya
dengan ilmu belaka. Diperlukan hal-hal yang lain untuk menjadi syarat-syarat menuju
makrifat kepada Allah Ta'ala. Pembersihan diri dan pensucian jiwa dan hati sangat
diperlukan. Karena perjalanan menuju Allah dalam makrifat adalah perjalanan
yang suci dan mulia dan tidak akan bisa tercapai tanpa adanya tazkiyatun nafs.
Koreksi diri dan introspeksi jiwa diperlukan pula agar mempunyai kepekaaan atas diri-sendiri,
membersih diri dan hati dari keangkuhan serta sikap bangga diri. membersih diri
dari sifat iri dan dengki serta keinginan duniawi yang menyesatkan, seperti
tamak, tinggi hati, merasa lebih dari yang lain, bahkan menunjukkan kesombongan
kepada hamba lain dan sebagainya, karena sangat tidak sesuai dengan niat ingin
mendekatkan diri dan bermakrifat kepada Allah.
Oleh
karena itu membersihkan aib dalam hati dan kotoran yang melekat pada jiwa serta
berusaha membersihkan lebih utama bagi seorang hamba daripada sekedar keinginan
mencapai kegaiban ilahiyah tanpa memenuhi syarat-syarat tersebut diatas. Riyadatunnafs
dikerjakan tidak semata-mata didorong oleh keinginan akan tetapi diperlukan
kesungguhan yang tidak dimasukkan niat lain kecuali semata-mata untuk mencapai
ridha Allah.
Al
Ghazaly dalam bukunya Riyadunnafs mengatakan bahwa untuk mengoreksi diri bisa
dengan cara bergaul dengan orang alim yang dapat memperingatkan aib kita,
dengan contoh-contoh yang dapat membersihkan diri dari aib yang melekat dalam
sanubari kita. Bersahabat dengan orang saddiqin (orang yang memiliki kebersihan
jiwa) yang akan mengingatkan disaat kita lupa.
Mari
kita berusaha mensucikan hati dan jiwa yang kotor untuk berhijrah menuju yang lebih baik serta berusaha bermakrifat
kepada Allah dengan niat yang ikhlas hanya kepada Allah dan dengan cara yang baik dan benar sesuai dengan syariat yang sudah diajarkan oleh Rasulullah
Shallalahu Alaihi wa Sallam.
"Selamat Tahun Baru 1434 H"
Dikutib dari :Al Hikam
Karya Syaikh Athaillah Askandariyah
Karya Syaikh Athaillah Askandariyah
47 comments
Amankan dulu aah...
Pertamax...
Bermuhasabah diri selalu ya mas...
Melihat kedalam diri sendiri, kemudian berusaha untuk memperbaiki diri. Dan semoga Allah senantiasa menjaga qulub kita.
Rabbana la tuzigh qulubana ba,da idz hadaitana wa hab lana mil-ladunka rahmatan innaka antal-wahhab.
Betul mbak, melatih kepekaan diri agar peka terhadap kekhilafan diri
Beberapa jam menjelang pergantian tahun baru. Waktunya introspeksi diri dan menetapkan tujuan baru - menjadi manusia yang lebih baik.
aih.... betapa dalam yg kubaca kali ini.
Mari mbak kita sama2 berhijrah minimal selangkah lebih baik dari taun kemarin
Poin2 instropeksi diri sbenernya udah terlarik dg baik di syair TOMBO ATI! it's menarik, sob! Met tahun baru juga, ea... ;-)
Betul mas Eksak, yang saya tulis hanya secara globalnya, secara rincinya seperti di lagu itu
ayoo bermuhasabah :)
kakak... kakak...
kartu posnya sudah aku kirim. ditunggu ya, semoga sampai insya allah. walau aku juga tidak tahu kapan sampainya ^^ hehe
wah makasih banget Maya...
jadi gak sabar pengen liat gambar Kimononya... hihihihi...
Alhamdulillah dapat tausyiah :)
Insya Alloh sabunnya dicobaa kk @insan. #ehh...:D
hehehe... makasih Liyanfury..
sabun colek jangan di coba buat mandi loh...
Tetap berusaha untuk menjadi pribagi yang bermanfaat untuk orang lain. Selalu berdoa dan memohon ridhaNya, supaya apa yang dikerjakan membawa berkah.
Selamat Tahun Baru 1434 H untuk Om Insan, keluarga dan Teman-teman semuanya. Semoga esok kita semua akan menjadi pribadi yang lebih baik :)
Yups tetap berdoa dan berusaha dan hasilnya biar Allah yang menentukan
Selamat tahun baru juga ya Idah, semoga kebaikan dan keberkahan selalu bersama Idah dan keluarga
Tolah toleh disini...
To big, to deep, to high...
Belum waktunya. Belum cukup ilmunya.
hehehehe...
ilmu padinya keluar...
Panen yuukk...
hayuuukkk
itu foto nya ngeblur yaa om, wah wah ternyata harus mensucikan sampek hati2nya gag cuma bersuci di luarnya ajah yaa om :D
selamat tahun baru hijriah :D
Iya dong Niar, karena hati itu ibarat Raja yang menentukan baik buruknya, jika hatinya keruh maka akan cenderung pada kemaksiatan.
Selamat tahun baru 1434 H ya Niar
wah sepertinya kembali ke dalam diri ini di semua ajaran agama dan filsafata ada, hehe.. selain budha di ajaran jawa kuno ada, maka dari itu ada namanya kerajaan kediri, yg artinya kembali ke dalam diri atau jiwa
Betul mas memang dalam hal ruhani itu hampir sama antara Islam dan agama lain yaitu olah rasa antara sang hamba dengan sang khalik, tapi yang membedakan adalah tata caranya yang terkodifikasi dalam syariatnya
Tahun baru di kossan kak huhuhu :"(
bagus dong, bisa dipakai bermuhasabah..
*kudu lbh bnyk instropeksi n melakukan hal2 yg trtunda.. semangat ~~
met hijrah mas :D
Selamat tahun baru Hijriah dan selalu semangat dalam berhijrah
Selamat tahun baru 1434 H. Semoga segalanya menjadi lebih baik dan barokah. Apa yang kita upayakan Allah kabulkan. Amin, ya Rabb.
Selamat Tahun Baru 1434 H
semoga kebahagiaan dan keberkahan selalu berserta kita semua
mantab,
makasih sudah selalu mengingatkan kang. terasa bener diri ini penuh dosa baca posting ini.....
la haula wala quwwata illa billah...
demikian halnya dengan saya kang
Assalamu'alaikum Pak ...
artikel yang sangat menarik, disaat kita memasuki tahun baru hijriyah, sebagai sarana muhasabah.
Sebagai muslimin, Taziyatun nafs memang seharusnya kita lakukan sebagai salah satu langkah menggapai ridho Alloh. Dan Paling tidak 5 waktu dalam sehari adalah sarana yang paling gampang untuk melakukannya. Apalagi jika kita istiqomah bermunajad dan bermuhasabah di sepertiga malam setiap harinya.
Saya juga menyampaikan selamat menyongsong tahun baru 1434 H, semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat.
Salam silaturahim dari Blitar
Waalaikumsalam...
Aamiin ya Robb..
terimakasih sudah menambahkan di posting ini, makin lengkap
Matur nuwun
Semoga tahun ini akan lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya dalam hal kebaikan dan amalan ibadah aamiin
Aamiin...
Doa serupa buat mas Ferry sekeluarga
SELAMAT TAHUN BARU ISLAM jg mas Insan Robani....
smg mjd insan dan pribadi yg lbh baik lagi ...
terima kasih utk bacaan islami ini :-P
Aamiin...
makasih ya mbak, doa serupa buat mbak Arie
aamiin. Semoga kita selalu introspeksi diri.
Selamat tahun baru hijriah juga mas Insan. Semoga segala kebaikan berlimpah di tahun ini buatt mas Insan sekeluarga
Aamiin...
Terimakasih Mbak Niar untuk doa dan ucapannya, juga terimakasih atas kunjungannya
Salam sahabat dari Surabaya
Berteman dengan orang2 baik, setidaknya kita jadi sungkan untuk berbuat hal2 yang buruk...
Betul mbak..., ibarat bersahabat dengan penjual Minyak wangi akan kena imbas wanginya...
setelah tazkiyah nufus semoga menjadi insan yang Robbani, Imam Ibnu Qayyim menyatakan ada empat langkah jihad nafsi menuju insan robbani, semoga saya bisa posting di blog...
yups bisa dibuka di buku madarijus shalihin karya Al Alamah Ibnu Qoyyim Al Jauziah.
ditunggu postingannya
Selamat tahun baru 1434 H. Semoga di tahun baru ini kita selalu mendapatkan sebuah kebarokahan dalam ridho Illahi.
Sukses selalu
Salam
Ejawantah's Blog
Selamat tahun baru juga mas Indra, doa yang sama buat mas Indra sekeluarga
bersih diri sebagai bagian dari proses koreksi diri, sangat berat dilakukan bila kita tidak memiliki ilmudan pengalaman ruhani, persis kang.
sangat lama ngga silaturahmi,
salam sehat selalu
Atur nuhun kang kunjungannya
Salam persahabatan dari Surabaya
selamat tahun baru hijriah juga gan. :)
Post a Comment
"Setelah dibaca tunjukkan kunjungannya dengan meninggalkan jejak dikolom komentar karena postingannya sopan maka diharap komentarnya juga yang sopan mohon tidak menulis komentar spam dan OOT disini"