Sunday, November 13, 2011

Senyum, Ceria dan Bercanda

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Bismillahirahmanirrahim.
Alhamdulillah masih bisa menulis lagi di blog ini, kendati tidak terlalu panjang tapi mudah-mudahan tetap bermanfaat, lagi-lagi saya mencoba menyajikan salah satu ciri-ciri masyarakat muslim yang akhir-akhir ini mulai terdegradasi dengan deraskan arus perkembangan jaman, sehingga sikap ceria saling sapa antar sesama muslim menjadi makin sulit didapat, rasa individualistis dan materialistis makin menjadi trend di masyarakat, selain itu juga saya ingin menyentil sikap bercanda masyarakat muslim yang sudah mulai keluar dari jalur Islami, seperti yang sering kita lihat dimedia-media televisi, media online  dan sebagainya,  dimana bercandanya sudah jauh dari kata sehat, oke langsung aja silahkan dibaca.

Selain menghiasi diri dengan sikap kasih sayang dan kelembutan maka seorang muslim harus juga selalu berpenampilan yg baik dan bersih serta wajah ceria yang di iringi dengan senyum manis, kesemuanya itu merupakan suatu rangkaian akhlak mulia dan kebaikan yang selalu di perintahkan oleh Rasulullah shallallahi Alaihi Wasallam

Rasulullah shallallahi Alaihi Wasallam bersabda:
"Janganlah kamu menghina kebaikan sedikitpun, sekalipun menampakkan wajah ceria disaat berjumpa dengan saudaramu" (HR. Muslim)

Dari Jarir bin Abdillah ra, dia menceritakan, "sejak aku masuk Islam, tidak pernah melihat Rasulullah Shallallahi Alaihi Wasallam kecuali melempar senyum kepadaku" (HR Bukhari dan Muslim)

Rasa cinta dan senyuman merupakan ciri dari masrarakat Islam yang dibawah naungan Islam yang Rahmatan Lil Alamin, dari sifat-sifat itulah tercipta masyarakat yang maju dan kokoh serta mengedepankan rasa ukhuwah Islamiyah, suatu sifat yang dihormati dan dimuliakan oleh Islam sebagai nilai-nilai kemanusiaan yang mendapat kedudukan tinggi.

Dari sinilah bisa kita lihat perbedaan mendasar antara masyarakat Islam dengan masyarakat Materialistis yang didalamnya terdiri dari manusia hidup tapi perasaannya mati, kurang ada kepedulian terhadap sesama dan kerabat, enggan memberi senyuman apalagi menebarkan salam, yang ada dalam otaknya hanya kesibukan mencari kekayaan material hingga mematikan perasaan kemanusiaannya, yang mengakibatkan tidak adanya ketenangan, ketentraman dan kebahagiaan

Islam sangat menganjurkan masyarakatnya selalu periang dan berinteraksi dengan sesama, dan tidak segan segan bergabung bersama bercanda ria secara baik dan benar serta tidak berlebih-lebihan, didalam canda tersebut tidak boleh ada hal-hal yang menyakitkan mereka, tapi harus secara Islami yang penuh toleran dan tidak keluar dari jalur kebenaran

Banyak Nash-nash yang menunjukkan bahwa Rasulullah Shallallahi Alaihi Wasallam juga suka bercanda, sebuah kisah yang populer adalah ketika ada seorang Nenek mendatangi Beliau seraya berkata "Wahai Rasulullah, doakan aku supaya Allah memasukkan aku ke surga!", dengan nada bercanda Rasulullah menjawab: "Wahai ibu si Fulan, sesungguhnya surga itu tidak dimasuki nenek-nenek." seketika itu juga nenek membalikkan badan seraya menangis, selanjutnya Nabi berkata: "Beritahu padanya bahwa dia tidak akan masuk surga dalam keadaan tua (nenek-nenek), sesungguhnya Allah telah berfirman: "Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka (Bidadari-bidadari) dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan" dan masih banyak lagi contoh-contoh bahwa Rasulullah Shallallahi Alaihi Wasallam kendatipun suka bercanda tapi bercandanya selalu yang benar tidak mengada-ada.

Jadi kesimpulannya dari tulisan diatas adalah bahwa Islam menghendaki suatu keceriaan yang terpancar dari raut muka masyarakat muslim, serta senyum manis yang tulus ketika bertemu saudaranya, karena sikap itulah salah satu pembeda antara kaum muslimin dengan yang lainnya dan Islam juga menganjurkan antar muslim berinteraksi dengan sesama melalui canda ria selama itu tetap dalam wilayah kebenaran dan kejujuran seperti yang dicontohkan Rasulullah
harapan saya tulisan ini bisa bermanfaat bersama khususnya penulis sendiri.... Amin

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

21 comments

Anonymous
November 13, 2011 at 4:07 PM

Kakaknya, tapi di era modern ini 'kan para remaja bercanda ria dengan tidak memperhatikan kata-kata yang sebenarnya kasar tapi terlihat tidak kasar. Dan, ya, Kak, bercanda ria itu 'kan identik dengan tawa, nah, orang yang tertawa itu pasti lupa akan akhirat. Jadi? /ehapasih :/

November 13, 2011 at 4:47 PM

waalaikumsalam wr wb kang...
syukron kang, atas pengingatnya..sudah pasti ini bermanfaat dan jadi ladang amal buat si akang:)

pokoke kalo mampir kesini, bawaannyha adeeeem terussss

November 13, 2011 at 9:30 PM

@Wiwi Arianti:
Intinya Islam tidak melarang untuk bercanda dan tertawa, hanya yg berlebih2an yg dilarang, yang halalpun bila berlebihan bisa jadi haram kok

November 13, 2011 at 9:32 PM

@Todi:
Alhamdulillah kang... ACnya barusan diservice dan dicuci, jadi terasa adeeemmm terus...
Kang Todi paling pinter nyenengin hati orang.

November 13, 2011 at 10:38 PM

=======> numpang senyum ceria dulu kang insan :)
hahahhaa

November 13, 2011 at 10:42 PM

Wa'alaikumsalam Warohmatulloh...
Alhamdulillah bertambah lagi ilmu bermanfaatnya ka,, Iyya Islam tidak mengajarkan pengikutnya untuk exlusive, karena dengan berbaur dan bemuamalah dg sesama manusia pun adalah salah satu ladang da'wah.. tapi bener kang yang penting 1. Jangan berlebihan,, harus sesuai dg Koridornya, jgn sampai menyakitkan apalagi merendahkan harga diri orang lain... Keep Istiqomah ka Insan ^_^

November 13, 2011 at 10:59 PM

@Uchank
senyummu bisa merubah dunia....

November 14, 2011 at 5:15 AM

Waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh.. bercanda, tertawa, dalam wilayah kebenaran.. InsyaAllah kita dapat menyelipkan makna d setiap candaan walau secuil... Senyumku untuk kalian saudaraku.. :)

November 14, 2011 at 7:02 AM

@Anna AQyuan:
Betul, Islam tdk pernah mengajarkan umatnya utk mengexclusive diri, tidak mengajarkan umatnya jd kuper, Rasulullah mengajarkan utk bergaul dan berinteraksi dgn semua golongan tanpa melihat status sosial, selama dlm koridor kebenaran, dan tdk keluar dari akidah.

November 14, 2011 at 7:25 AM

@Andro Bhaskara:
Bercanda, tertawa bila menyatukan persahabatan, sesumanmu adalah kebahagiaanku.... cie...cie...
hahahahahaha

November 14, 2011 at 4:20 PM

inyssaloh gw banget itu mah... :D

ga ding, selalu diusahakan senyum ceria setiap saat...

November 14, 2011 at 6:23 PM

@msdienz:
Percaya Din...., Din Org yg selalu menampilkan keceriaan
selalu ada senyuman dibalik canda2nya...

keep smile Dinni...

November 14, 2011 at 6:46 PM

Terimakasih kang udanh diingetin. Kalo kata orang sih senyum lebar rejeki lancar.

Mohon numpang senyum dimari kang,:D
Hehe

November 14, 2011 at 8:33 PM

Wa'alaikumsallam.wr.wb...

hmmm... kapan yah bisa nulis kayak gini... ??? :(

syukran kang... sangat menginspirasi...

November 14, 2011 at 9:29 PM

@Algo Wijaya:
Senyum lebar banyak rejeku....
betul juga sih dengan senyum kita memperbanyak kawan
dan menjauhkan lawan...

November 14, 2011 at 9:31 PM

@Bonit Notz:
hehehehehe... pastinya Mba' Bonit tulisannya bisa jauh lbh bagus, org bijak selalu rendah hati...

Makasih kunjungannya...,

November 14, 2011 at 11:00 PM

waalaikumsalam,
iya ya kang,harus banyak2in senyum,ceria biar yang liat juga merasa nyaman...

November 15, 2011 at 7:03 AM

@Atma muthmainna:
Dengan senyuman mba'Atma akan lebih fresh dan indah untuk dlihat

November 21, 2011 at 12:11 AM

Dan yang paling utama, senyumnya harus iklas karna Allah... kan terkadang ada juga orang yang senyum biar keliatan ramah (saya juga kadang termasuk yang kaya gitu, huhu..) Semoga kita bisa terus membenahi niatan agar semua yang kita perbuat tidak sia-sia... ^^

December 27, 2011 at 5:28 PM

subhanALLOH...
jadi lebih semangat untuk senyum. terimakasih sudah diingatkan lewat posyingan mu mas

November 3, 2012 at 12:02 AM

Numpang senyum ah disini... :)

Post a Comment

"Setelah dibaca tunjukkan kunjungannya dengan meninggalkan jejak dikolom komentar karena postingannya sopan maka diharap komentarnya juga yang sopan mohon tidak menulis komentar spam dan OOT disini"

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes