Wednesday, September 26, 2012

Antara Jihad dan Terorisme

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Akhir-akhir ini kian marak berita-berita di media yang mengupas tentang jihad dan terorisme. Ada yang melakukan tindakan teror mengatas namakan jihad tapi sebaliknya ada juga yang jihad yang murni dipandang sebelah mata sebagai tindakan terorisme. Pada kesempatan ini saya tergelitik untuk ikut urun rembuk membahas tentang makna jihad dan terorisme

Jihad artinya mengerahkan seluruh kemampuan untuk mendapatkan sesuatu yang dicintai Allah dan menolak yang dibenci Allah. Jihad juga bisa diartikan sebagai sebuah tindakan yang bersungguh-sungguh untuk mencapai sesuatu yang Allah cintai berupa iman dan amal sholeh dan menolak sesuatu yang dibenci Allah berupa kekufuran, kefasikan dan kemaksiatan

Sedangkan terorisme adalah praktek kekerasan atau intimidasi dengan tindak kekerasan yang bermuatan politis untuk mempengaruhi wibawa negara dengan cara melemparkan berbagai isue untuk maksud menggoyang perekonomian negara yang menyebabkan terjadinya krisis dan ketidak stabilan dalam negeri dan puncak-puncaknya adalah terjadinya chaos dan status quo.

Pelaku jihad disebut mujahidin dan mujahidah mereka adalah orng-orang yang mendedikasikan jiwa raganya untuk kepentingan agama, ikhlas tanpa pamrih hanya mengharap ridhonya Allah, sedang pelaku teroris adalah para geng-geng pencuri yang tidak lebih baik dari koruptor, system kerjanya selalu menakut-nakuti, membuat keonaran dan tekanan dari sebuah organisasi politik terhadap lawan politiknya yang orientasinya untuk kepentingan sendiri dan golongan yang bermuara pada kriminalitas dan kerusakan dunia.

Sebagai seorang muslim rasanya sangat tidak sepakat bahkan menolak dengan keras jika  Jihad diidentikkan dengan terorisme. Karena sangat jelas garis pemisah antar keduanya, bagaikan kutup utara dan kutub selatan, bagaikan warna hitam dan putih dan bagaikan siang dan malam jika diumpamakan.

Maka sangat disayangkan jika diantara orang-orang yang mencampur adukkan antara makna jihad dan terorisme justru datangnya dari kaum muslim sendiri, sungguh ironis. Padahal sesungguhnya ajaran Islam sangat jauh dari sifat kekerasan, Islam lebih mengutamakan musyawarah untuk mencari mufakat daripada melakukan tindakan kekerasan  apalagi kriminalitas.

Islam Agama Yang Haq

Islam dibangun dari nilai-nilai keikhlasan, tawadhu, kesabaran dan kedamaian. Islampun menghargai sebuah perbedaan bukan perdebatan, Islam menganjurkan mempererat persaudaraan bukan permusuhan. Karena Islam adalah rahmatan lil alamin yaitu rahmat untuk semesta alam. Maka jika ada yang menganggap jihad identik dengan terorisme, maka bisa dipastikan bahwa dialah sesungguhnya yang nyata-nyata seorang teroris itu.

Mari kita perhatikan betapa Al-Quran telah menempatkan jihad sebagai sikap yang mulia dan ditempatkan pada urutan yang paling utama diantara ibadah-ibadah yang lain. Al-Quran menyatakan dengan sangat jelas, agar kaum Muslim mencintai Allah dan RasulNya, serta jihad di jalan Allah diatas cintanya kepada yang lain. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

Katakanlah: "jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya." Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik. (terjemahan QS. At Taubah : 24)

Dalam riwayat lain dinyatakan, bahwa kaum Mukmin yang tidak berangkat jihad, meskipun ia berusaha dengan sungguh-sungguh melaksanakan amal kebaikan dan taqwa, dirinya tidak mampu menyamai orang yang pergi ke medan jihad. Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan sebuah hadis dari Abu Hurairah ra, bahwasanya para sahabat pernah bertanya kepada Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Sallam

“Ya Rasulullah! Amal apakah yang boleh menyamai jihad fi sabilillah? Rasulullah bersabda, “Kalian semua tentu tidak akan sanggup mengerjakannya.” Para sahabat pun mengulangi pertanyaannya dua atau hingga tiga kali, namun setiap kali diajukan pertanyaan itu, Rasulullah menjawab, “Kalian tidak akan mampu mengerjakannya.” Selanjutnya, pada pertanyaan yang ketiga, baginda Rasulullah bersabda, “Perumpamaan seorang mujahid di jalan Allah seperti halnya sa’im (orang yang berpuasa) yang selalu mentaati ayat-ayat Allah, dan ia tidak berhenti dari solat dan puasanya, hingga mujahid di jalan Allah itu pulang kembali.” (HR Bukhari dan Muslim)
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh





53 comments

September 26, 2012 at 9:49 PM

well written. couldn't agree more.. terrorism is violence and there is no place for violence in Islam.

September 26, 2012 at 9:51 PM

Istilah Jihad beberapa tahun ini sepertinya mengalami 'pelebaran' makna, orang2 dengan mudah menyebut tindakan teror dengan istilah JIhad. Padahal sudah ada kriteria yang sudah jelas dan tegas seperti apa jihad di jalan Allah ...juga tauladan jihad-jihad para pejuang Islam di jaman Nabi dan para Kahalifah,

September 26, 2012 at 10:32 PM

saya sampai sekarang tidak percaya, jika Pelaku Teror (khususnya di Indonesia) itu berpedoman kepada Al-Qur'an, bahwa mereka ingin membela, memuliakan Islam. karena dampak yang mereka lakukan malah menjadikan Islam kehilangan daya tariknya.. saya malah curiga, jangan-jangan Teror tersebut merupakan rekayasa Musuh-Musuh Allah untuk menghancurkan Islam dengan cara membatasi ruang gerak Umat dalam syi'ar Da'wah.. lihatlah apa yang terjadi saat ini.. banyak orang yang mengaku Islam takut berkata lantang bahwa Islam merupakan satu-satunya Agama yang benar. lihatlah para petinggi negeri ini yang sangat alergi dengan Hukum yang ditetapkan Allah.
Jika memang mereka (Pelaku teror) melakukan itu semua karena keyakinan yang kuat, maka mereka tidak akan menjatuhkan Temannya sendiri ketika di interogasi (yang tertangkap).

September 27, 2012 at 9:07 AM

@MaharaniI believe no terrorism and violence in Islam and I hope the Muslims think like you
Thanks for visit

September 27, 2012 at 9:09 AM

@Ririe Khayanitulah sikap yang nyata seorang terorisme, membolak-balikkan fakta yang ada, atau karena kebodohannya tidak mau memahami makna jihad yang sesungguhnya.

September 27, 2012 at 9:13 AM

@Andro Bhaskarawah yang kamu pikirkan sama dengan yang saya pikirkan, jihadnya tidak murni jihad yang sesungguhnya ditumpangi kepentingan sendiri dan golongan...

tapi biarlah Allah Maha Tau akan segala hal, bahkan satu daun kering yang jatuh di kegelapan aja bisa diketahui, SUBHANALLAH

September 27, 2012 at 9:19 AM

Sahabat seiman yg dimuliakan Allah , Jihad adalah tindakan membela agama dan keimanan dan terorisme adalah tindakan menakut nakuti dan mengintimidasi seseorang atau kelompok
jelas sangat jauh berbeda .....
sayangnya tindakan teror yang terjadi dan yg kita saksikan dengan angkuhnya mengatasnamakan Islam , ini sangat tidak masuk akal , jika kita tahu apa itu Islam Rahmatullil alamin ...
untuk ini saya berpendapat Pelaku teror yg mengatasnamakan islam itu adalah bentuk kekeliruan yg keji !!!.
saya juga malah percaya bahwa mereka dirasuki sebentuk kekeliruan yg dengan sengaja mengambil sisi sentimen agama yang mana pelakunya di beri pengetahuan dan informasi tentang ketertindasan muslim diseluruh dunia sehingga timbul rasa kebencian yg luar biasa , sayangnya para pelaku tidak menyadari bahwa ia sedang di "jebak" dalam sebuah sekenario besar untuk menghancurkan imange muslim di sentaro dunia ini . pertanyaannya , SADARKAH KITA BAHWA SEKARANG KITA SEDAANG DIPERMAINKAN EMOSINYA ??
INGAT !! "Tak akan senang dan tenang NASRANI dan YAHUDI melihat MUSLIM hingga ia menghancurkannya cerai berai "
Lihat Kwait , Iran , Yaman , Yordania , Suriah , Mesir .
Ada apa dibalik semua itu ???
Tidakkah kita sadari ?? Sekarang Indonesia , Malaysia , kita mulai dirasuki !! Sadarlah Umat Muslim , Fahami fenomena politik yg terjadi

Terimakasih Sobat Robbani ...... Saya beri top like untuk postingan ini :)

September 27, 2012 at 12:03 PM

Islam itu agama yang indah, sayang sekali justru dirusak dengan mengatasnamakan jihad, jadi banyak orang non-Islam yang ilfil sekarang.

September 27, 2012 at 12:30 PM

Mas Insan, yg mas pikirkan sama dengan yg saya pikirkan... Hehehe...

Islam itu indah. Semakin sy mempelajari Islam, makin terasa damai dan indah. Tak ada satu ayatpun yg sdh saya dapat, menyerukan tindakan terorisme, sekalipun itu mengatasnamakan jihad.

Bahkan yg sy dapat, adalah bgmn menjadikan Rasul sbg teladan. Dan teladan dr Rasul tdk ada yg demikian keji spt teroris itu.

September 27, 2012 at 9:40 PM

@T Said Annuhsiwah Terimakasih mas, sudah hadir disini, komentarnya manteb banget, makin menambahin artikel diatas, setuju dengan opininya...

September 27, 2012 at 9:42 PM

@esti sulistyawanKadang2 gerah juga dengan yang mengatas namakan jihad tapi keluar dari esensi jihad yang sesungguhnya...

salam ukhuwah dari surabaya

September 27, 2012 at 10:55 PM

@Niken Kusumowardhaniseharusnya begitu mbak, sifat dari Islam adalh tenang, sejuk dan symbol keselamatan.
jika muslim hatinya masih bergemuruh tanpa sebab yg jelas dan dibenarkan syariat, maka perlu dipertanyakan itu

September 28, 2012 at 9:15 AM

inilah salah satu fitnah akhir jaman, Mas. Bahwa musuh Islam bukan saja dari pihak luar, tapi juga dari pihak dalam yang kurang atau salah memahami ajaran Islam yang rahmatan lilalamin. Semoga dari berita yang ada, tidak membawa kita pada pemahaman yang salah, namun sebaliknya membuka mata ( hati ) kita untuk mengenal dan menjalankan Islam secara kaffah, bukan mengambilnya setengah-setengah yang kemudian tak sadar bahwa jalan yang dipilih adalah salah. Amin.

September 28, 2012 at 9:17 AM

sedih sy ketika arti jihad menjadi negatif krn di samakan dg terorisme

September 28, 2012 at 10:01 AM

jihad yang dilandasi cinta kasih kepada Allah SWT dalah jihad yg amat mulia.. semoga kita semua bisa melakukannya :)

September 28, 2012 at 2:00 PM

menurut gue: jihad tuh protaginis, teroris tuh antagonisnya! :)

September 28, 2012 at 8:51 PM

jihad adalah kewajiban mulia bagi setiap muslim,
dan teroris adalah kewajiban bagi setiap bangsa untuk melawan dan memusnahkannya dari permukaan bumi ALLAH ini...salam :)

September 28, 2012 at 10:18 PM

@Abi Sabilaterimakasih mas Abi,koment ini sekaligus mengingatkan diriku untuk lebih hati2 dan bijak dalam memahami Islam

September 28, 2012 at 10:19 PM

@ke2naisaya juga mersakan demikian mbak

September 28, 2012 at 10:19 PM

@Cintasetuju sangat...

September 28, 2012 at 10:20 PM

@eksakhahaha kaya peran snetron aja..., tapi bener juga sih..

September 28, 2012 at 10:20 PM

@BlogS of Hariyantowaaauu mantab kali mas

September 28, 2012 at 11:29 PM

Tulisannya bagus, Mas. Kadang saya mikir apa bener yang di TV itu pelaku sebenernya dan bukan kambing hitam? Banyak sekali yang janggal, wallahualam.

September 29, 2012 at 8:30 AM

Sayang ya Mas, makna jihad yg mulia dikerdilkan jd terorisme. Kesalahan terletak pada orang Islam sendiri, menggunakan kata2 mulia tersebut utk mencapai maksud2 mereka yg tak terpuji. ayoh ah kita sebagai blogger punya kesempatan menjernihkan kekisruhan ini, dng menggunakan kembali kata2 jihad dalam konteks pekerjaan yg berunsur kemuliaan

September 29, 2012 at 11:00 AM

@Ika RahmaTerimakasih mbak Ika Rahma..
Sama dengan yg saya pikirkan. Memang seperti suatu misteri yang sulit untuk di jelaskan...

September 29, 2012 at 11:06 AM

@JTnah itulah yang membuat saya gerah dengan orang2 yang merendahkan makna Jihad seenaknya.

Ayo kita jernihkan makna jihad melalui tulisan

September 30, 2012 at 6:05 AM

Mereka yang di persidangan mengaku berjihad dan mengumandangkan takbir mungkin tidak tahu atau pura2 tidak tahu bahwa diantara korban perbuatan mereka adalah orang2 muslim yang tak berdosa.

Meledakkan bom di masjid Polres Ciebon misalnya, apa tujuannya ? Ledakan bom di Bali, Jakarta dan di tempat-tempat lain apakah semua korbannya orang yang dibenci Allah, saya kira tidak. Ada muslim di sana, ada wanita dan anak-anak tak berdosa juga,bukan.

Muslim memang ada juga yang perbuatannya menodai agamanya sampai-sampai pengadaan kitab sucipun belepotan korupsi. Bahkan, kemarin diberitakan sepasang calon haji ditunda keberangkatannya karena diketahui membawa 499 buku nikah palsu...bukan main.
Jihad juga tak selalu harus dilakukan dengan kekerasan,bukan.

Salam hangat dari Surabaya

September 30, 2012 at 12:20 PM

@Insan Robbani Yg kasihan jika si pelaku 'jihad' adalah masih remaja umur belasan dimana dia merupakan hasil dari doktrinasi yg menyesatkan. Dan aku yakin orang yg melakukan doktrin sebenarnya pny tingkat ilmu yg di atas rata-rata, hanya saja sangat mengherankan kenapa justru dijadikan dalih dan dalil keagamaan? #jd gemes

September 30, 2012 at 12:35 PM

@Ririe Khayanilmu itu pada awalnya netral bisa jadi hitam bila dimiliki seorang yang hatinya keruh, bisa jadi putih bila dimiliki seorang yang hatinya bersih, ilmu juga bisa seperti sabit, akan berguna jika digunakan seorang petani, tapi sangat berbahaya bila digunakan seorang penjahat. nah dari situ kita tdk boleh hanya memandang figur seseorang, bisa membuat kita tertipu.

September 30, 2012 at 12:47 PM

@Pakde CholikSetuju Pakdhe..
Banyak kaum muslimin memahami jihad secara parsial yaitu hanya sekedar jihad memerangi orang kafir saja.

Padahal Sudah seharusnya seorang muslim memulai jihad fi sabilillah dengan jihad nafsi untuk taat kepada Allah dengan cara memerangi jiwa untuk menuntut ilmu dan memahami agama (din) Islam dengan memahami Al Qur’an dan Sunnah sesuai dengan pemahaman salaf sholeh. Kemudian mengamalkan seluruh ilmu yang dimilikinya, karena maksud tujuan ilmu adalah diamalkan. Setelah itu maka memerangi jiwa untuk berdakwah mengajak manusia kepada ilmu dan amal lalu bersabar dari semua gangguan dan rintangan ketika belajar, beramal dan berdakwah. Inilah jihad memerangi nafsu yang merupakan jihad terbesar dan didahulukan dari selainnya.

Jadi menurut saya jihad ada dua unsur yaitu jihad secara lahir yaitu memerangi orang-orang yang memusuhi Allah dan Rasulnya (Islam) juga secara bathin yaitu memerangi hawa nafsu serta syubhat yang ada dlam dirinya

September 30, 2012 at 3:15 PM

Terorisme bukan jihad
jihad bukan terorisme
dua hal yang amat sangat berbeda
Postingan ini semoga menecerahkan banyak padangan :)
sip sob :)

September 30, 2012 at 5:23 PM

@achoey el harisSepakat mas Haris..
seperti dua kutub tang tidak akan saling bertemu

terimakasih kunjungannya

September 30, 2012 at 8:18 PM

jaman sekarang, jihad terbaik insyaAllah lewat dakwah ya mas ;)

September 30, 2012 at 8:48 PM

Pengen deh membuktikan bahwa Islam itu berakhlak indah. Bukan biangnya teroris. Masya Allah, semoga aku mampu Insya Allah. Aamiin.

PS. Kakak, Alhamdulillah aku udah sampai dengan selamat sentosa ^___^

September 30, 2012 at 9:30 PM

@Rakyan Widhowati TanjungJihad kan sifatnya Situasional mbak, jika dalam situasi damai maka dakwah adalah yang terbaik

September 30, 2012 at 9:33 PM

@Nurmayanti ZainAhay.. cahaya emas...
alhamdulillah jika dirimu sehat2..

oh iya saatnya sekarang menunjukkan akhlak yang indah di tempat yang minoritas muslim

October 1, 2012 at 4:48 AM

Selamat pagi sahabat.
Terima kasih atas artikelnya yang menarik dan inspiratif.

Jangan lupa mengitu kontes Unggulan Indonesia Indonesia Bersatu lho ya. Klik saja : http://tamanblogger.com/blogging/konteskuis/kontes-unggulan-indonesia-bersatu-cara-mencegah-dan-menanggulangi-tawuran

Terima kasih.

Salam hangat dari Surabaya

October 1, 2012 at 9:13 AM

@Pakde CholikSiap Pakdhe...
matur Nuwun undangannya...

October 1, 2012 at 7:37 PM

terorisme itu bukan akhlaq islam.... mereka berjalan tanpa dasar. saya sangat benci skali terorisme. nyawa seperti tak berharga, padahal islam menghargai darah seorang muslim. dan faktanya yg mereka (para teroris) bunuh adalah sebagian muslim juga :(

mari berantas mulai dari keluarga kita dg mendidik anak dg pemahaman yg benar :D
salam

October 2, 2012 at 10:21 AM

sekarang samar ya mas jihad murni dan tidak

October 2, 2012 at 8:05 PM

@Ari TunsaYups
Nah mari mulai dari kita membuktikan bahwa Islam itu Rahmatan lil alamiin

October 2, 2012 at 8:06 PM

@Lidya - Mama Cal-Vinnah makanya harus hati-hati dan menjaga anak2 kita dari akidah yg sesat dan menyesatkan

October 3, 2012 at 11:36 AM

@Insan Robbani saya hanya mewacanakan sesuai apa yang ditulis di blog ini pak, :)

October 3, 2012 at 3:07 PM

Jihad yes, terorisme no ya Mas...

October 3, 2012 at 7:18 PM

@Yunda Hamasahsetuju banget mbak Keke

October 7, 2012 at 11:27 AM

terorisme itu bukan jihad.. masa jihad kok pakai acara membunuh orang lain?

October 12, 2012 at 9:32 PM

Semoga yang berjihad benar-benar murni di kuatkan hatinya dari segala fitnah yg menyerangnya... aamiin

November 12, 2012 at 2:18 PM

Karakteristik mujahid lebih berkonsentrasi pikiranya kepada bagaimana fasilitas hidup yang Allah berikan bisa dimanfaatkan buat kemajuan agama Allah, keperibadianya selalu tabah (tsabat) dan istiqomah atau tahan uji serta siap menghadapi resiko apapun yang terjadi pada dirinya, asalkan agama dan umatnya selamat dari gangguan maupun serangan musuh.

November 12, 2012 at 2:21 PM

Metode jihad :
1.Lemah lembut, Q.S Ali Imran ayat 159
2.Bijaksana, Q.S al-Nahl ayat 125
3.Tutur kata yang baik, Q.S An-Nahl ayat 125
4.Argumentatif, Q.S al-Nahl ayat 125
5.Keteladanan, Q.S al-Ahzab ayat 21

November 21, 2012 at 1:54 AM

Semut aja diinjak marah,apalagi orang islam dihadapi kejahatan.,ya kita perangi sekuat kita. yang mengancam ketenangan kita walaupun kita mati tetap perang dengan pembuat kejahatan dari hati yang masih ada penyakit(iri,dengki,hasut,sombong dll)

November 21, 2012 at 1:56 AM

Semut aja diinjak marah,apalagi orang islam dihadapi kejahatan.,ya kita perangi sekuat kita. yang mengancam ketenangan kita walaupun kita mati tetap perang dengan pembuat kejahatan dari hati yang masih ada penyakit(iri,dengki,hasut,sombong dll)

November 21, 2012 at 1:56 AM

Semut aja diinjak marah,apalagi orang islam dihadapi kejahatan.,ya kita perangi sekuat kita. yang mengancam ketenangan kita walaupun kita mati tetap perang dengan pembuat kejahatan dari hati yang masih ada penyakit(iri,dengki,hasut,sombong dll)

November 21, 2012 at 1:56 AM

Semut aja diinjak marah,apalagi orang islam dihadapi kejahatan.,ya kita perangi sekuat kita. yang mengancam ketenangan kita walaupun kita mati tetap perang dengan pembuat kejahatan dari hati yang masih ada penyakit(iri,dengki,hasut,sombong dll)

Post a Comment

"Setelah dibaca tunjukkan kunjungannya dengan meninggalkan jejak dikolom komentar karena postingannya sopan maka diharap komentarnya juga yang sopan mohon tidak menulis komentar spam dan OOT disini"

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes