Saturday, July 21, 2012

Bersahabat Dengan Batu dan Dedaunan


Oleh: RZ. Hakim


gambar dari sini

Apakah saya aneh? Itu adalah pertanyaan saya tempo dulu, untuk saya cari jawabannya sendiri. Ya, setiap kali orang-orang di sekitar saya bicara tentang hobi, saya selalu menelan sebuah tanya, seperti ketika saya menelan ludah.

Di masa kecil, saya tumbuh sebagai pribadi yang wajar-wajar saja. Ketika teman-teman saya bermain di kali bedadung, saya juga. Begitu pula dengan aktifitas yang lain. Tapiii.. ada tapinya. Saya berpotensi untuk menjadi aneh. O'ow..

Saya senang berbicara dengan batu-batuan. Setiap batu saya beri nama dan saya jadikan tokoh. Ibaratnya saya adalah seorang sutradara film si unyil, tapi tokoh yang saya mainkan bukan boneka melainkan batu. Kadang, saya menghabiskan waktu bermenit-menit hanya untuk mengamati sebentuk batu. Entahlah, saya begitu terpesona dengan batu. Saya seperti sedang jatuh cinta dan saya tenggelam di dalamnya. Bagi saya yang masih bocah, batu adalah dunia ghaib tersendiri. Bentuk dan coraknya tak ada yang sama. Kadang ada yang bentuknya mirip sekali, tapi coraknya berbeda.

Suatu hari, saya pernah melempar seekor burung gereja dengan batu sebesar onde-onde. Sepersekian detik kemudian, burung yang tadinya hinggap di besi jemuran belakang rumah itu terkaparlah sudah. Sejak saat itu, saya berjanji untuk tak lagi mengulangi hal yang sama jika tidak benar-benar terpaksa. Dan itu berlaku hingga hari ini. Hmmm, sediam dan secantik apapun bentuk batu, jika ada di tangan yang salah maka dia juga bisa mencelakakan.

Keanehan saya yang lain, saya sangat suka mengamati cara daun yang terlepas dari ranting untuk kemudian menghampiri panggilan gaya gravitasi. Di waktu itu, saya masih belum tahu jika penyebabnya adalah karena bumi yang berukuran besar ini memiliki massa yang juga besar. Itulah kenapa bumi dapat menarik semua benda yang berada di atasnya. Tentang yang satu ini, Bapak saya punya bahasa yang sederhana. Dari tanah kembali ke tanah.

Alangkah senangnya hati ini manakala ada sebuah daun yang gugur dan jatuhnya menimpa tubuh saya. Secara imajinasi, saya membayangkan sedang mendapat sepucuk kabar gembira dari langit. Aneh, tak seorangpun teman sepermainan saya yang memiliki kesukaan seperti saya.

Masih ada banyak lagi koleksi keanehan saya di masa kecil. Ah, bukan hanya di masa kecil. Sampai saat inipun, saya masih senang berlama lama memandangi batu. Saya juga masih suka mengamati daun yang jatuh. Bedanya, sekarang saya telah mengenal sebuah surat yang nukilannya berbunyi seperti ini. "...dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya.."

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib, tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)" | Al An'am 59

Jika sehelai daun yang jatuh saja tak lepas dari penglihatan-Nya, kemana kita harus bersembunyi? Tidak ada jalan untuk lari dari Dia. Pilihan kita hanya satu, bersegera melangkahkan hati menuju cahaya-Nya.

Sahabat blogger, mari kita melewati jalan yang benar. Jika di tengah jalan ada sebuah batu, mari kita pinggirkan agar tidak mencelakai. Saat ada terdengar nyanyian dedaunan oleh sebab tertiup angin, mari kita nikmati saja. Itu adalah cara tersederhana untuk memaknai ayat-ayat Tuhan yang berceceran.

Saya mengatakan ini bukan berarti saya tidak pernah salah, bukan pula sedang ingin menggurui. Sama sekali tidak. Saya hanya merasa sangat terlambat mengenal surat Al An'am 59.


Kontributor:

Autor: Acacicu

18 comments

July 21, 2012 at 8:57 PM

oh.. dikira awalnya tadi adalah sebuah cerpen...
ternyata wejangan tah... ^_^

yapz.... makasih kang....

July 21, 2012 at 9:09 PM

Kita juga bisa belajar ikhlas dari daun,.
inget quote dari Bang Tere Liye.. "Daun yang jatuh tidak pernah membenci angin..." :)

July 21, 2012 at 9:51 PM

karena batu dan daun itu hidup kok kayak diterangkan di alqur'an

July 21, 2012 at 10:42 PM

*Merenung...
Ibadah puasa adalah antara kita pribadi dengan Allah. Bagaimana kualitas puasa kita tak bisa dilihat oleh orang lain. Tapi oleh Allah semata.
Tak ada yang bisa luput dari Allah. Tak ada tempat buat kita sembunyi dari Allah. Maka hidup adalah 1 tujuan... Mencari ridha Allah.

July 21, 2012 at 10:56 PM

@JeQ the ShadowZ Knightitulah hebatnya Mas RZ Hakim memberi wejangan tp pembaca tanpa merasa di wejangi

July 21, 2012 at 10:59 PM

@mita yuniarSetuju Mita...
sesungguhnya semua yg ada di jagad raya ini ayat kauniyah-Nya

July 21, 2012 at 11:02 PM

@bang opickbetul bang Opick, semua yg ada di alam ini makhluk hidup selalu bertasbih kepada-Nya

July 21, 2012 at 11:04 PM

@nikensangat setuju dengan koment mbak Niken tidak ada sesuatu di bumi ini yg luput dari pengawasan-Nya

July 21, 2012 at 11:06 PM

Tuuh Kan Kata2nya Indah banget..

Bener2 aneh ya bro..!!

Makasih sudah mengingatkan kita semua..
Ada Daun..ada batu, pasti langsung inget Masbro nih...

July 22, 2012 at 1:11 AM

@Nchie Haniesetuju banget.. kata2nya indah.., tapi tulisan Teh Nchie Hanie, tdk kalah indah kok

July 22, 2012 at 4:30 AM

semuanya di sediaan untuk bisa di pelajari ya sob :D

July 22, 2012 at 5:46 AM

maju terus pantang mundur ya mas, walaupun menukan hambatan dijalan

July 22, 2012 at 12:37 PM

terkadang prilaku kita dianggap keanehan dalam kelompok sosial yang ada..hanya karena mereka tidak pernah melakukan hal itu..padahal prilaku tersebut adalah kebenaran yang sedang mencari jalan untuk bertemu Rabb-nya..salam

July 22, 2012 at 3:22 PM

@Stupid monkeymewakili penulis saya jawab IYA..

July 22, 2012 at 3:23 PM

@Lidya - Mama Cal-Vinmaju tak gentar.. mencari yang benar...

July 22, 2012 at 9:00 PM

@Insan Robbani
Untuk sementara, maju tak gentar membela yang bayar...

July 22, 2012 at 9:09 PM

Pecinta Alam harusnya seperti ini...

July 24, 2012 at 11:37 AM

salam sukses gan, bagi2 motivasi .,
Hargailah hari kemarin,mimpikanlah hari esok, tetapi hiduplah untuk hari ini.,
ditunggu kunjungan baliknya gan .,.

Post a Comment

"Setelah dibaca tunjukkan kunjungannya dengan meninggalkan jejak dikolom komentar karena postingannya sopan maka diharap komentarnya juga yang sopan mohon tidak menulis komentar spam dan OOT disini"

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes